Nusa  

Kapolri: 129.923 personel gabungan jaga Nataru

Kapolri
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (dua kiri) berjalan bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kiri) dan pejabat lainnya pada sela-sela Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin 2023 dalam rangka Pengamanan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di Jakarta, Kamis (7/12/2023). - Antara/HO-Pusat Penerangan TNI

Jakarta, Jubi – Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo mengatakan pihaknya bersama dengan TNI dan pemangku kepentingan terkait menyiapkan personel gabungan sebanyak 129.923 personel untuk menjaga Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2024.

Demikian disampaikan Kapolri Sigit usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta pada Senin (11/12/2023), yang membahas persiapan Natal dan Tahun Baru 2024.

“Polri tentunya mempersiapkan operasi untuk melaksanakan kegiatan pengamanan pengawalan terkait dengan rangkaian kegiatan Natal dan Tahun Baru, dengan melaksanakan Operasi Lilin dari tanggal 20 Desember-2 Januari dimana kegiatannya melibatkan kurang lebih 129.923 personel baik Polri TNI maupun seluruh stakeholder terkait,” jelas Sigit.

Sigit mengatakan bahwa Polri melakukan beberapa kajian dan mempersiapkan langkah-langkah di lapangan termasuk melakukan rapat koordinasi bersama dengan kementerian terkait.

“Ada beberapa hal yang menjadi catatan karena yang pertama tentunya akan ada kegiatan pergeseran masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan libur Natal dan Tahun Baru, kurang lebih ada 107,6 juta masyarakat,” kata dia.

Dia memperkirakan akan terjadi dua kali puncak arus mudik dan arus balik yakni saat Natal dan Tahun Baru.

“Tentunya kami akan memberlakukan rekayasa lalu lintas mulai dari pengaturan contraflow sampai dengan one way dan ini tentunya kami sudah memiliki rumus traffic counting yang kemarin sudah dicoba pada saat pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.

Aparat keamanan, kata Sigit, juga memiliki tugas melaksanakan pengamanan terkait dengan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh umat Nasrani untuk merayakan Natal, baik di Malam Natal tanggal 25 maupun tanggal lain yang akan digunakan untuk melaksanakan kegiatan perayaan Natal dan ibadah.

“Oleh karena itu tentunya personel-personel Polri kami persiapkan, termasuk juga bagaimana kami melakukan sterilisasi terhadap tempat-tempat ibadah yang akan digunakan untuk melaksanakan kegiatan ibadah Natal,” kata dia.

Pihaknya juga akan memfasilitasi manakala di suatu tempat terdapat umat terganggu dalam melaksanakan kegiatan ibadah karena tidak memiliki tempat.

“Maka kewajiban dari Forkopimda, pemerintah daerah untuk memfasilitasi,” ujarnya.

Selain mengamankan Natal dan Tahun Baru, Polri tetap akan memperhatikan dan memastikan keamanan dari kegiatan kampanye pemilu yang kini tengah berlangsung, termasuk berkoordinasi dengan TNI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana banjir di musim hujan.

Polri kerahkan 70 ribu personel dalam Operasi Lilin 2023

Sementara itu Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sendiri mengerahkan 70.350 personel dalam Operasi Lilin 2023 untuk mengamankan perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Kapolri
Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan kepada wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (11/12/2023). – Antara/Rangga Pandu Asmara Jingga

“Pada Operasi Lilin 2023 sebanyak 70.350 personel Polri dikerahkan,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) DivHumas Polri Kombes Pol Nurul Azizah di Jakarta pada Senin.

Nurul menyebutkan pengerahan 70.350 personel itu berasal dari satuan kerja tingkat Mabes Polri serta Polda jajaran seluruh Indonesia, dengan rincian Mabes Polri sebanyak 988 personel, dan sisanya dari Polda jajaran.

Perwira menengah Polri itu menjelaskan, Operasi Lilin 2023 juga melibatkan personel pengamanan dari institusi lainnya, seperti TNI, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah, BNPB dan lainnya.

“Selain 70.350 personel Polri, juga ada 52,414 personel dari instansi terkait,” katanya.

Menurut Nurul, jumlah personel ini masih fluktuatif, jumlahnya akan bertambah disesuaikan dengan kebutuhan saat Operasi Lilin 2023 dimulai.

Operasi Lilin 2023, kata Nurul, berlangsung selama 12 hari, dimulai dari tanggal 22 Desember 2023 sampai dengan 2 Januari 2024.

“Sebelum dimulai, akan dilaksanakan apel gelar pasukan Operasi Lilin 2023 pada tanggal 21 Desember,” ujarnya.

Polri telah mempersiapkan Operasi Lilin 2023 dalam rangka mengamankan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Dalam rangka mempersiapkan pengamanan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, Polri menggelar rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Lilin 2023 pada Kamis (7/12).

Rakor lintas sektoral dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dihadiri Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Mapenpareskraf, perwakilan BMKG, BNBP, Basarnas, Pertamina dan lainnya.

Dalam rakor itu, dibahas terjadi prediksi lonjakan pergerakan masyarakat pada saat libur Natal dan Tahun Baru 2024 berdasarkan hasil survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan.

Hasil survei itu memprediksi pergerakan masyarakat pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2024 mencapai 107,63 juta atau 43 persen dari total populasi nasional.

Sementara itu, pada tahun Natal dan tahun baru pada tahun lalu diprediksi yang melakukan pergerakan 44,17 juta orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 45,29 persen pergerakan masyarakat dalam rangka wisata, sedangkan 30,15 persen libur pulang kampung dan 18,98 persen merayakan natal dan tahun baru di kampung halaman.

Beberapa daerah yang menjadi destinasi wisata pada musim libur Natal dan Tahun Baru 2024, yakni Yogyakarta, Bali, juga Batam serta Indonesia bagian timur. (*)

Komentar
banner 728x250